[CLOSE]
  • Rabu, 16 Jun 2021
  •  

Harus Tahu Houthi Kembali Serang Arab Saudi, Fasilitas Minyak dan Sistem Pertahanan Rudal Jadi Sasaran

Harus Tahu Houthi Kembali Serang Arab Saudi, Fasilitas Minyak dan Sistem Pertahanan Rudal Jadi Sasaran

Harus Tahu Houthi Kembali Serang Arab Saudi, Fasilitas Minyak dan Sistem Pertahanan Rudal Jadi Sasaran (Tribun)

UmiCache.com - Kelompok Houthi Yaman mengklaim, mereka menggunakan drone dan rudal untuk menyerang instalasi minyak dan target militer di Kota Jazan, Arab Saudi, dengan fasilitas milik Saudi Aramco terbakar dalam serangan pada Kamis (15/4/2021).

Juru bicara Houthi mengatakan, 11 rudal dan drone menargetkan fasilitas milik raksasa minyak Arab Saudi.

Sistem anti-rudal Patriot dan "fasilitas sensitif" lainnya juga menjadi sasaran Houthi di Jizan, kata juru bicara militer Houthi, sesuai dikutip stasiun televisi Al-Masirah milik kelompok itu dan dilansir Al Jazeera.

Tidak ada konfirmasi dari Arab Saudi tentang kebakaran atau sistem anti-rudal Patriot yang terkena serangan Houthi.

Namun, koalisi pimpinan Arab Saudi yang memerangi Houthi di Yaman menyatakan, beberapa puing dari empat drone dan lima rudal balistik yang Houthi tembakkan, yang berhasil dicegat, jatuh di dalam halaman Universitas Jazan.

Menurut koalisi dalam sebuah pernyataan sesuai dikutip Al Jazeera, tidak ada yang tewas dalam serangan Houthi itu. Dan, belum ada laporan korban cedera.

Kejahatan perang

Juru bicara koalisi Turki al-Maliki mengungkapkan, rudal dan pesawat tak berawak secara khusus menargetkan wilayah sipil dan telah diluncurkan oleh kubu pemberontak Saada di Yaman.

Maliki mengutuk peningkatan serangan udara Houthi terhadap target sipil dan memperingatkan, "tindakan bermusuhan ini merupakan kejahatan perang".

Arab Saudi sendiri sebenarnya juga kerap menjalani hal yang sama di Yaman.

Tahun 2020, misalnya, Koalisi militer Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) melancarkan serangan udara ke provinsi utara al-Jawf, Yaman, Sabtu (15/2). Lebih dari 30 warga sipil dilaporkan tewas.

"Laporan lapangan awal menunjukkan bahwa sebanyak 31 warga sipil tewas dan 12 lainnya cedera dalam serangan yang menghantam daerah al-Hayjah di distrik al-Maslub, provinsi al-Jawf," kata kantor koordinator kemanusiaan PBB untuk Yaman dalam sebuah pernyataan.

Wanita dan anak-anak dilaporkan termasuk dalam korban sipil yang tewas akibat serangan koalisi Saudi-UEA. Setelah peristiwa itu, PBB dan mitra kemanusiaannya segera mengerahkan tim cepat tanggap untuk menyalurkan bantuan medis kepada korban luka. Banyak di antara mereka dilarikan ke rumah sakit.

Kelompok kemanusiaan Save the Children mengutuk serangan udara koalisi Saudi. Menurut mereka, serangan tersebut menunjukkan bahwa konflik Yaman belum mereda.

"Serangan terakhir ini harus segera diselidiki dan diinvestigasi secara independen, kemudian para pelaku bertanggung jawab," kata Direktur Save the Children untuk Yaman Xavier Joubert.

Sementara itu, Insiden hari ini terjadi beberapa hari setelah Houthi mengklaim telah meluncurkan serangan drone terhadap fasilitas Saudi Aramco pada Senin 12 April lalu.

November tahun lalu, serangan Houthi menghantam fasilitas Saudi Aramco di Jeddah dengan rudal Quds-2, membuat lubang di tangki minyak dan memicu ledakan serta kebakaran.

Sumber: Houthi kembali serang fasilitas Saudi Aramco dengan rudal dan drone



Total dibaca: 27x | Berikan Komentar!


Bambang Pamungkas
Penulis : Bambang Pamungkas
Tech Enthusiast

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
* Komentar telah dinonaktifkan untuk artikel ini *
Hosting Unlimited Indonesia