[CLOSE]
  • Rabu, 12 May 2021
  •  

Oops, IFG Life Jadi Anggota AAJI

Oops, IFG Life Jadi Anggota AAJI

Oops, IFG Life Jadi Anggota AAJI (Cnn)

UmiCache.com - PT Asuransi Jiwa IFG atau IFG Life resmi masuk menjadi anggota Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Hal ini menjadi momentum penting karena perusahaan beserta entitasnya dapat memperoleh aspirasi untuk meningkatkan profesionalisme di industri asuransi jiwa.

"Dengan masuknya IFG Life menjadi anggota AAJI, diharapkan dapat ikut memelihara dan memupuk kerja sama yang saling memberikan manfaat dalam mengembangkan usaha asuransi jiwa di Indonesia," imbuh Direktur Utama IFG Life Andy Samuel dalam keterangan resmi, Selasa (4/5).

AAJI merupakan organisasi yang memiliki sarana untuk berkomunikasi dalam menyampaikan aspirasi dan peningkatan profesionalisme pelaku asuransi jiwa dan reasuransi di Indonesia.

Selain itu, AAJI juga merupakan mitra pemerintah terkait pembinaan dan pengawasan kegiatan usaha asuransi jiwa dan reasuransi yang berkontribusi pada perekonomian nasional.

Sementara, Sekretaris Perusahaan IFG Life Oktarina D Sistha mengatakan masuknya perusahaan menjadi anggota AAJI menjadi kesempatan untuk memperoleh pengetahuan dalam mengembangkan binis ke depannya. Saat ini, manajemen sedang menyiapkan model bisnis yang berorientasi pada proteksi.

"Sebagai anggota AAJI tentunya kami akan memperoleh masukan atas bisnis model perusahaan. IFG Life akan kembali pada marwah asuransi yang memberikan perlindungan kepada pemegang polis baik asuransi jiwa juga kesehatan," kata Shista.

Diketahui, IFG Life telah memperoleh izin operasional perusahaan melalui Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-19/D.05/2021. Perusahaan beroperasi dalam tiga pilar bisnis.

Pertama, mengelola portofolio PT Asuransi Jiwasraya (Persero) hasil dari program restrukturisasi polis. Kedua, melaksanakan bisnis baru berbasis jiwa dan kesehatan yang berorientasi pada proteksi.

Ketiga, mengelola dana pensiun melalui Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Pasar utama yang akan jadi target IFG Life adalah BUMN, mulai dari korporasi, pegawai, nasabah, dan pelanggan BUMN.

Shista menyatakan pihaknya juga telah menyiapkan model bisnis yang berbeda dari Jiwasraya.

Beberapa model tersebut, antara lain IFG Life akan masuk dalam core proposition yang relevan sesuai kebutuhan, baik jiwa dan kesehatan, serta memilih untuk menyiapkan penasihat keuangan yang mengerti kebutuhan pelanggan.

"Dengan begitu kami yakin bahwa IFG Life mempunyai bisnis model yang cukup kuat dengan captive market di BUMN yang besar. Dengan tata kelola dan risk management yang kuat akan membantu memastikan bahwa perusahaan dikelola dengan baik," jelas Sistha.

Sementara, Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon berharap keberadaan IFG Life dapat memberi warna baru di dalam industri asuransi jiwa. Selain itu, ia juga berharap perusahaan dapat meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

"Kami juga berharap kehadiran IFG Life juga dapat memberi kontribusi terhadap peningkatan literasi keuangan khususnya mengenai jiwa, kesehatan dan pengelolaan dana pensiun," pungkas Budi.

(aud/bir)



Total dibaca: 11x | Berikan Komentar!


Susi Azizah
Penulis : Susi Azizah
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (1)
Bayu Setiawan
04 May 2021, 18:26 WIB

info yang sangat menarik

* Komentar telah dinonaktifkan untuk artikel ini *
Hosting Unlimited Indonesia