[CLOSE]
  • Rabu, 12 May 2021
  •  

Parah! Kalahkan Jeff Bezos, Elon Musk Menangkan Kontrak Bangun Roket dari NASA

Parah! Kalahkan Jeff Bezos, Elon Musk Menangkan Kontrak Bangun Roket dari NASA

Parah! Kalahkan Jeff Bezos, Elon Musk Menangkan Kontrak Bangun Roket dari NASA (Kompas)

UmiCache.com - Perusahaan produsen roket dan peralatan luar angkasa SpaceX memenangkan kontrak dari NASA untuk memproduksi roket.

Roket tersebut nantinya akan digunakan sebagai sarana mendaratkan astronot di bulan untuk pertama kalinya sejak misi Apollo terakhir.

Dilansir dari Washington Post, Sabtu (17/4/2021) SpaceX memenangkan kontrak senilai 2,9 miliar dollar AS atau sekitar Rp 42,05 triliun (kurs Rp 14.500). 

Perusahaan yang didirikan oleh Elon Musk itu mengalahkan perusahaan produsen roket dan perangkat luar angkasa milik Jeff Bezos, Blue Origin.

Padahal, Blue Origin telah terlebih dahulu membentuk tim nasional melalui kerja sama dengan raksasa produsen transportasi luar angkasa, Lockheed Martin, Northrop Grumman, serta Draper.

Selain itu, SpaceX juga mengalahkan kontraktor pertahanan yang berasal dari Huntsville, Dynetics.

Mulanya, NASA telah memilih ketiga perusahaan pada awal kontrak, dan diproyeksi bakal memilih dua di antara ketiga perusahaan tersebut untuk membangun perangkat pendaratan yang dibutuhkan.

Di program lain, NASA telah memilih lebih dari satu jasa penyedia untuk meningkatkan iklim kompetisi dan memastikan ketersediaan cadangan bila salah satu pihak gagal menyelesaikan program.

NASA pun menyatakan, salah satu ungkapan pemilihan SpaceX lantaran kondisi anggaran yang tidak mampu mendukung, bahkan untuk satu kontrak.

Untuk itu, SpaceX pun menyesuaikan kalender anggaran mereka dengan kondisi anggaran NASA.

Untuk diketahui, dalam beberapa tahun terkahir, Musk mendirikan SpaceX dengan tujuan membekali manusia ke Mars.

SpaceX benar-benar menjungkirbalikkan industri antariksa, lantaran mampu bergerak cepat, dan terkadang menjalani uji coba yang mampu meresakan pejabat industri tradisional.

Ketika Musk pertama kali mendirikan perusahaan tersebut, ia tidak menyangka SpaceX akan sukses.

Di tahun 2008, setelah tiga kali menjalani uji coba terbang dari roket Falcon 1 mereka gagal untuk hingga orbit, Musk bahkan sempat kehadapatn dana.

Namun demikian, uji coba berikutnya sukses. NASA pun memberi penghargaan kepada SpaceX kontrak agar mereka dapat terus mengudara.

Sejak saat itu, SpaceX telah mengirimkan kargo dan persediaan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.



Total dibaca: 11x | Berikan Komentar!


Susi Azizah
Penulis : Susi Azizah
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (1)
Bram Dika Admaja
17 Apr 2021, 16:00 WIB

bagus sekali

* Komentar telah dinonaktifkan untuk artikel ini *
Hosting Unlimited Indonesia