[CLOSE]
  • Rabu, 16 Jun 2021
  •  

Parah! Aktivis Gelar 'Protes Berdarah', Myanmar Bersimbah Cat Merah

Parah! Aktivis Gelar 'Protes Berdarah', Myanmar Bersimbah Cat Merah

Parah! Aktivis Gelar 'Protes Berdarah', Myanmar Bersimbah Cat Merah (Cnn)

UmiCache.com - Berbagai sudut kota di Myanmar bersimbah cat berwarna merah darah setelah para aktivis menyerukan "protes berdarah" untuk menentang kudeta militer pada Rabu (14/4).

Reuters melaporkan bahwa para warga terlihat mewarnai aspal, marka-marka jalan, plang petunjuk di depan kantor-kantor pemerintahan, hingga pakaian mereka saat beraksi dengan cat merah.

Sebagian demonstran juga terlihat membekali spanduk bergambar wajah Aung San Suu Kyi, pemimpin de facto Myanmar yang ditahan sejak kudeta militer.

"Tolong selamatkan pemimpin, masa depan, dan harapan kami," demikian tulisan di bawah gambar tersebut.

Protes berdarah ini merupakan cara terkini warga untuk berdemonstrasi di tengah pekan perayaan Tahun Baru Thingyan.

Myanmar seharusnya merayakan tahun baru tersebut sepanjang pekan ini dengan berbagai ritual, termasuk membersihkan patung-patung Buddha.

Namun, aktivis menyerukan pembatalan perayaan Thingyan dan mengajak masyarakat untuk menggelar aksi bisu.

Setelah seruan ini tersebar, mulai terlihat warga turun ke jalan mengenakan pakaian rapi yang biasa mereka pakai untuk Thingyan.

Tanpa berkata-kata, mereka berunjuk rasa sambil membekali spanduk-spanduk bertuliskan slogan-slogan antikudeta.

Para aktivis menyerukan agar warga terus menggelar aksi bisu ini hingga perayaan Thingyan berakhir pada Sabtu mendatang.

Myanmar masih terus bergejolak sejak militer mengudeta pemerintahan sipil pada 1 Februari lalu. Warga pun menggelar berbagai aksi demonstrasi yang kerap berujung ricuh.

Lembaga pemantau melaporkan bahwa sejauh ini, setidaknya 700 orang tewas akibat bentrokan pengunjuk rasa dan aparat sejak kudeta pecah.

(has)

Tulisan ini merupakan bagian dari kumpulan artikel dalam Fokus: “Gelombang Demo Antikudeta Myanmar”



Total dibaca: 24x | Berikan Komentar!


Redo Prakoso
Penulis : Redo Prakoso
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (1)
Ahmad Taulany
15 Apr 2021, 07:00 WIB

superrr sekali yaa?

* Komentar telah dinonaktifkan untuk artikel ini *
Hosting Unlimited Indonesia