[CLOSE]
  • Jumat, 23 Apr 2021
  •  

Wow! Turki Perketat Pembatasan Covid19 setelah Laporan Lonjakan Kasus Infeksi

Wow! Turki Perketat Pembatasan Covid19 setelah Laporan Lonjakan Kasus Infeksi

Wow! Turki Perketat Pembatasan Covid19 setelah Laporan Lonjakan Kasus Infeksi (Tribun)

UmiCache.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan telah mengumumkan pembatasan yang lebih ketat untuk mengekang penyebaran virus corona di negaranya.

Kebijakan terkini Erdogan merupakan upaya dalam menghadapi peningkatan infeksi, hanya sebulan setelah langkah-langkah tersebut dilonggarkan.

Dilansir Tribunnews dari Al Jazeera, dari 81 provinsi di negara itu, 58 sekarang berada di zona merah atau berisiko sangat tinggi

Wilayah yang dimaksud, termasuk pusat budaya dan ekonomi Istanbul dan Ibu Kota negara, Ankara.

"Sekira 80 persen dari 84 juta orang Turki tinggal di daerah ini," kata Erdogan setelah rapat kabinet pada Senin (29/3/2021).

Presiden Turki dan pemimpin Partai Keadilan dan Pembangunan (Partai AK) Recep Tayyip Erdogan berpidato pada pertemuan kelompok partainya di Majelis Besar Nasional Turki di Ankara, pada 28 Oktober 2020. Terbaru, Turki Perketat Pembatasan Covid-19 setelah Laporan Lonjakan Kasus Infeksi. (Adem ALTAN / AFP)Kondisi Turki di bulan Ramadhan masih sesuai yang terjadi tahun lalu.

Makan bersama selama bulan suci Ramadhan atau buka bersama yang selenggarakan umat Islam telah dilarang.

"Pertemuan massal di tenda dan tempat lain untuk makan sebelum fajar dan setelah senja tidak akan diizinkan," kata presiden.

Penilaian resiko penyebaran Covid-19 dari Kementerian Kesehatan dibagi menjadi empat, kategori kode warna.

Berikut ini lebih lengkapnya:

Pertama, biru untuk risiko rendah.

Kedua, kuning untuk risiko sedang.

Ketiga, oranye untuk risiko tinggi dan keempat, merah untuk risiko sangat tinggi.

ISTANBUL, TURKI - 24 FEBRUARI: Orang-orang berjalan di jalan melewati teras kosong dari bar yang ditutup karena larangan virus corona di distrik Kadikoy pada 24 Februari 2021 di Istanbul, Turki. Selama beberapa tahun terakhir, distrik Kadikoy di Istanbul telah menjadi hotspot untuk bar, klub malam, kafe, dan tempat musik mutakhir.Pemberlakuan Jam Malam dan Pembatasan Lainnya

Jam malam akhir pekan akan diberlakukan di area "merah".

Setiap hari, jam malam akan dimulai pukul 21.00 hingga 05.00 waktu setempat.

Restoran dan kafe di seluruh negeri akan diizinkan untuk tetap buka dengan kapasitas 50 persen.

Turki baru-baru ini melaporkan rata-rata 30.000 infeksi baru setiap hari.

Pada Senin (29/3/2021), Kementerian Kesehatan melaporkan sekira 32.400 infeksi, sehingga jumlah kasus di negara itu menjadi lebih dari 3,2 juta sejak Maret lalu.

Korban tewas, sementara itu, hingga lebih dari 31.000.

Turki telah memulai kampanye vaksinasi nasional menggunakan vaksin Sinovac dimulai pada 14 Januari 2021.

Lebih dari 15 juta dosis telah diberikan sejak itu.

Berita lain terkait dengan Turki

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)



Total dibaca: 7x | Berikan Komentar!


Ahmad Taulany
Penulis : Ahmad Taulany
Singing Is Power

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
* Komentar telah dinonaktifkan untuk artikel ini *
Hosting Unlimited Indonesia