[CLOSE]
  • Rabu, 16 Jun 2021
  •  

Hmmm, Progres Capai 77,8 Persen, Revitalisasi Stasiun Bekasi Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

Hmmm, Progres Capai 77,8 Persen, Revitalisasi Stasiun Bekasi Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

Hmmm, Progres Capai 77,8 Persen, Revitalisasi Stasiun Bekasi Ditargetkan Rampung Akhir Tahun (Tribun)

UmiCache.com - Laporan Wartawan Tribunnews, Bambang Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menargetkan, revitalisasi Stasiun Bekasi akan selesai pada akhir tahun 2021.

Revitalisasi Stasiun Bekasi ini diketahui termasuk ke dalam bagian dari proyek pembangunan rel dwi ganda atau double double track (DDT) Manggarai-Cikarang paket B, yang akan selesai pada akhir tahun 2021. 

"Ditjen Perkeretaapian serta PT KAI secara konsisten menjalani pembangunan Jabodetabek untuk prasarana rel dwi ganda dan empat stasiun dengan dana lebih dari 6 triliun rupiah," jelas Menhub Budi Karya saat menjalani peninjauan di stasiun Bekasi, Minggu (18/4/2021).

"Artinya, kita memberikan perhatian yang luar biasa pada masyarakat di Jabodetabek," tambahnya.

Sampai dengan saat ini, progres pengembangan Stasiun Bekasi sudah hingga 77,84 persen.

Selain Stasiun Bekasi, Kemenhub melalui Ditjen Perkeretaapian juga tengah merevitalisasi Stasiun Manggarai, Jatinegara, dan Cikarang yang juga dapat melayani kereta api jarak jauh selain Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen.Lebih lanjut Menhub menjelaskan, pembangunan rel dwi ganda dan revitalisasi stasiun ini dilakukan untuk mengoptimalkan perjalanan kereta jarak jauh. 

"Apa artinya DDT? artinya jalur kereta  keluar kota (jarak jauh) dan kereta dalam kota itu akan dipisahkan. Jadi akan ada 4 (empat) rel dari Manggarai hingga Cikarang," ucap Menhub.

"Dengan adanya pembangunan rel dan revitalisasi 4 (empat) stasiun yaitu Jatinegara, Manggarai, Bekasi dan Cikarang, maka konsentrasi dari masyarakat dapat dilakukan dengan baik dan tidak bertumpuk di suatu tempat," lanjutnya.

Menhub juga mengungkapkan, dengan adanya pemisahan jalur kereta api jarak jauh dan KRL, akan membekali dampak positif bagi operasional KRL. 

Yaitu memberikan waktu tunggu kedatangan antar kereta atau headway yang lebih baik, sehingga kapasitas kereta juga akan meningkat.

"Sekarang itu, headway satu kereta dengan kereta yang lain adalah 10 menit, dan khusus ke arah Bekasi kapasitasnya dapat hingga 200.000 orang," jelas Menhub Budi.

"Dengan headway yang lebih singkat menjadi 5 menit, kapasitasnya akan meningkat menjadi 400.000 orang," pungkasnya.



Total dibaca: 23x | Berikan Komentar!


Bayu Setiawan
Penulis : Bayu Setiawan
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
* Komentar telah dinonaktifkan untuk artikel ini *
Hosting Unlimited Indonesia