[CLOSE]
  • Rabu, 16 Jun 2021
  •  

Ternyata Gandeng IHGMA, LSP Rajawali Uji Kompetensi Tenaga Kerja Perhotelan di Cilegon

Ternyata Gandeng IHGMA, LSP Rajawali Uji Kompetensi Tenaga Kerja Perhotelan di Cilegon

Ternyata Gandeng IHGMA, LSP Rajawali Uji Kompetensi Tenaga Kerja Perhotelan di Cilegon (Tribun)

UmiCache.com - Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Rajawali Hospitality Nusantara (RHN) bekerjasama dengan Indonesian Hotel General Manager Asosiation (IHGMA) Banten kembali menggelar Uji Kompetensi bagi tenaga kerja bidang perhotelan di wilayah Kota Cilegon, Banten, Jumat (26/3/2021).

Uji kompetensi ini diikuti oleh sejumlah peserta yang berasal dari beberapa Hotel di Cilegon.

Acara dibuka oleh Ketua BPD IHGMA Banten, Dodi Faturahman.

Menurut Dodi, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang bertujuan untuk mempercepat pengakuan industri dan sektor terhadap tenaga kerja bersertifikat kompetensi.

Tak hanya mempercepat pengakuan, Dodi menyatakan acara itu sekaligus memfasilitasi calon tenaga kerja/tenaga kerja untuk memperoleh sertifikat kompetensi.

“Tentu saja saya sangat mendukung dan memberikan apresiasi kepada BNSP dan LSP Rajawali bekerja sama dengan IHGMA untuk SDM pariwisata yang berkualitas dan mempunyai daya saing,” kata Dodi melalui keterangannya.

Dodi menyatakan, uji kompetensi bagi setiap calon tenaga kerja juga tenaga kerja sangat penting dilakukan.

Selain sebagai bentuk pengakuan dari negara, peluang kerja mereka juga dapat lebih terbuka dan luas.

Sementara itu, Ketua BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cilegon, Joni juga menyambut baik uji kompetensi tersebut.

Dia berharap seluruh peserta uji kompetensi semangat dan mengikuti seluruh rangkaiannya.

Dia juga meminta seluruh peserta untuk tetap optimis dan yakin geliat pariwisata dan perhotelan segera bangkit di tengah pandemi Covid-19 yang masih menghantui.

Seperti diketahui kata dia, selama masa pandemi beberapa hotel dan restoran mengalami penurunan pendapatan dari 85 menjadi 15 persen.

“Semoga ke depan dapat menjadi lebih baik, lebih hidup dan menggeliat juga (dunia perhotelan) dapat bekerjasama dengan pemerintah terutama kegiatan rapat-rapat, seminar dan kegiatan lainnya,” ungkap Joni.



Total dibaca: 34x | Berikan Komentar!


Ahmad Taulany
Penulis : Ahmad Taulany
Singing Is Power

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (1)
Redo Prakoso
26 Mar 2021, 20:58 WIB

paling viral nih berita yaa

* Komentar telah dinonaktifkan untuk artikel ini *
Hosting Unlimited Indonesia