[CLOSE]
  • Rabu, 12 May 2021
  •  

Sedang Viral, Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habishabisan Gempur Gaza

Sedang Viral, Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habishabisan Gempur Gaza

Sedang Viral, Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habishabisan Gempur Gaza (Kompas)

UmiCache.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengancam, dia bakal habis-hadapatn gempur Gaza jika milisi terus menyerang negaranya.

Pernyataan itu dia utarakan setelah pada Senin (25/2/2020), Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan ada 50 roket yang ditembakkan, dengan 90 persen di antaranya dicegat.

Serangan roket menerima tanggapan keras, di mana IDF kemudian mengumumkan mereka menggelar serangan udara yang menyasar Gaza.

Dalam kunjungannya ke sistem pertahanan Iron Dome di Ashdod, Netanyahu mengatakan dia siap menghantam dengan tank hingga jet tempur.

Dilansir Russian Today, PM yang akrab disapa Bibi itu kemudian mengirim pesan kepada Hamas dan Jihad Islam. "Jika kedamaian tidak datang, kalian berikutnya."

Dalam pidatonya di permukiman Israel di Ariel, Tepi Barat, Netanyahu menambahkan ancamannya bahwa dia dapat saja menggempur Gaza habis-hadapatn.

PM Israel berusia 70 tahun itu menerangkan bahwa serangan roket baik dari Hamas dan Jihad tidak akan pernah berhenti. Dia pun mengancam melaksanakan serangan skala besar.

Dia mengemukakan sudah paham risiko yang harus dibayarkan oleh IDF, di mana anggotanya adalah wajib militer, dan keluarga mereka.

"Saya tidak tidak ingin perang. Namun jika kami harus melontarkan gempuran skala besar, celakalah mereka saat hari itu tiba!" ancamnya.

Ketua Partai Likud menegaskan dia tidak main-main dengan ucapannya, dan siap menjalani segalanya untuk menjaga keamanan Israel.

Pada Senin malam waktu setempat, Jihad Islam mengumumkan bahwa "tanggapan militer" terhadap Tel Aviv sudah mereka laksanakan.

Serangan roket tersebut terjadi setelah viral video yang memperlihatkan buldozer Israel mengangkat jenazah pria Palestina.

Lelaki 27 tahun bernama Mohammed al Naim itu ditembak mati oleh pasukan perbatasan setelah hendak menanam peledak di pagar.

Dalam video yang beredar, sebelum diangkut oleh kendaraan berat, sejumlah massa berusaha membekali pergi jenazah Naim.

Namun mereka dihujani tembakan. Pada akhirnya, buldozer tersebut meninggalkan lokasi kejadian dengan mengangkut mayat Naim, dengan sebuah tank terlihat di sisinya.



Total dibaca: 11x | Berikan Komentar!


Bram Dika Admaja
Penulis : Bram Dika Admaja
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (1)
Meira Permata Sari
22 Apr 2021, 16:00 WIB

bermanfaat banget

* Komentar telah dinonaktifkan untuk artikel ini *
Hosting Unlimited Indonesia