body piercing

Mengenal Tindik Tubuh, Ketahui Dampak Sebelum dan Sesudah

Posted on

UMICACHE – Piercing atau tindik tubuh menjadi hal yang semakin familiar, terlebih digunakan untuk aksesoris tubuh. Bagi wanita yang memang sudah ditindik sejak lahir di bagian telinga guna memakai anting sangat umum. Namun, ada juga menambahkan piercing di bagian tubuh lain seperti hidung hingga perut.

Namun, sebaiknya sebelum melakukan piercing tubuh manapun, perlu pertimbangkan efek samping jangka panjangnya. Bagian tubuh yang dilubangi dengan benda tajam seperti jarum mungkin akan merusak. Bisa jadi merusak jaringan kulit hingga menimbulkan banyak hal lain tanpa disadari.

Sehingga, perlu lagi mempertimbangkan jika punya keinginan untuk melakukan tindik di bagian tubuh manapun. Berikut beberapa dampak negatif setelah melakukan piercing di beberapa anggota tubuh.

 

  1. Logam yang Dipakai Tidak Aman

Efek samping melakukan piercing di bagian tubuh salah satunya harus memperhatikan logam yang dipakai. Sebagian besar orang sembarangan memilih logam yang dimasukkan dalam piercing. Akibatnya jamur dan bakteri justru berkumpul di sana.

Nikel dan emas juga bukanlah piliha  yang baik, karena bisa membuat kulit iritasi. Apalagi untuk tindikan baru sebaiknya memakai titanium, baja tahan karat bedah atau niobium. Biasanya orang yang memiliki kulit sensitif akan lebih cocok memakai titanium.

 

  1. Timbulkan Masalah Sesudah Melakukannya

Sebaiknya ketahui risiko yang akan timbul saat menusuk bagian tubuh. Pelajari tanda-tanda peringatannya sehingga bisa mencegah masalah yang timbul lebih cepat. Hal tersebut juga bisa membuat lebih cepat penanganan.

Berikut hal-hal umum dialami saat tindikan dalam proses penyembuhan:

  • Terjadi pembengkakan
  • Kemerahan
  • cairan putih tipis atau bening
  • rasa sakit

gejala-gejala yang biasanya terjadi meliputi :

  • kemerahan, bengkak, atau nyeri yang meningkat
  • Timbul cairan kuning kehijauan, coklat, atau abu-abu
  • Ada sensasi seperti terbakar
  • bau yang tidak sedap
  • demam atau mual

 

  1. Tak Cukup Membilas Tindik dengan Air

Efek samping lain dalam menggunakan tindik tubuh akan terjadi jika tidak menjaga kebersihan. Piercing tidak cukup hanya membilas dengan air. Infeksi merupakan risiko yang mudah terjadi dan sebenarnya bisa dicegah dengan lebih higienis.

Namun, membersihkan area piercing tidaklah mudah seperti cuci muka. Biasanya harus dicuci dengan larutan garam dulu, terlebih jika melakukan tindik hidung. Kamu bisa mengisi air dengan garam kemudian mencelupkan hidung ke dalamnya. Selain itu juga bisa dilakukan dengan bola kapas untuk jenis piercing lainnya.

 

  1. Butuh Waktu Lama untuk Sembuh

Dampak negatif lainnya yang akan timbul setelah melakukan tindik di bagian tubuh yaitu butuh waktu untuk penyembuhan. Hal tersebut bergantung pada lokasi piercing. Misalnya piercing hidung biasanya 4-6 bulan baru bisa sembuh. Sementara jika dilakukan di daun telinga hanya butuh 4-8 minggu sudah bisa sembuh.

Sedangkan untuk piercing tulang rawan telinga membutuhkan waktu 6 bulan. Kemudian untuk tindikan pusar mungkin membutuhkan waktu satu tahun penuh untuk sembuh.

Jadi penting untuk mengikuti perawatan pasca piercing dan hindari berenang di tempat yang airnya mungkin banyak bakteri, seperti bak air panas, kolam umum, dan danau.

 

  1. Hindari Tindik Saat Perut Kosong

Jangan sampai perut kosong saat akan melakukan tindik. Makan makanan bergizi dan minum air yang cukup. Pastikan sudah mendapatkan tidur yang cukup dan merasa sehat secara umum sebelum piercing. Jika sakit sebaiknya lakukanlah jadwal ulang atau tunda tindakan piercing.

 

Demikian piercing atau tindik tubuh yang memiliki berbagai dampak dan hal yang perlu diperhatikan sebelum dan sesudah. Sebaiknya konsultasikan terlebih dulu bagian tubuh mana yang akan dilakukan piercing dan bagaimana perawatannya. (redaksi: slot depo pulsa )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *