[CLOSE]
  • Jumat, 23 Apr 2021
  •  

Duh! Vietnam Terima 811.200 Dosis Vaksin COVAX Pada Batch Pertama, Saat Pasokan Global Mulai Menipis

Duh! Vietnam Terima 811.200 Dosis Vaksin COVAX Pada Batch Pertama, Saat Pasokan Global Mulai Menipis

Duh! Vietnam Terima 811.200 Dosis Vaksin COVAX Pada Batch Pertama, Saat Pasokan Global Mulai Menipis (Tribun)

UmiCache.com - Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, HANOI - Batch pertama vaksin AstraZeneca yang dikirimkan melalui mekanisme COVAX telah tiba di Bandara Internasional Noi Bai Hanoi, Vietnam pada Kamis pagi waktu setempat.

Sebanyak 811.200 dosis telah ditransfer ke National Institute of Hygiene and Epidemiology (NIHE) untuk disimpan, sambil menunggu distribusi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Vietnam.

Skema COVAX yang diinisiasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) serta sejumlah lembaga lainnya dibentuk untuk membantu negara-negara miskin dan berkembang dalam mengakses vaksin yang tersedia.

Sebelumnya, COVAX berjanji untuk memberikan 30 juta dosis vaksin AstraZeneca kepada Vietnam.

Untuk batch awal, COVAX berencana mengirimkan 1,37 juta dosis pada 25 Maret lalu.

Namun karena kurangnya pasokan, hanya 811.200 dosis yang tersedia pada batch pertama.

Sementara itu, India sebagai produsen vaksin terbesar di dunia, telah menghentikan sementara ekspor vaksin AstraZeneca yang diproduksi oleh Serum Institute of India (SII).

Hal itu karena negara tersebut berfokus untuk memenuhi permintaan domestik yang meningkat.

Dikutip dari laman vnexpress, Kamis (1/4/2021), SII akan memberikan 90 juta dosis vaksin untuk COVAX selama bulan Maret dan April 2021.

Perwakilan UNICEF di Vietnam, Rana Flowers mengatakan sebelumnya bahwa masalah terkait kemampuan produksi telah menyebabkan terjadinya penundaan pengiriman vaksin ke semua negara peserta COVAX, tidak hanya Vietnam.

"Namun, COVAX masih menjamin untuk memberi Vietnam lebih dari empat juta dosis vaksin pada akhir Mei, meski sedang kekurangan pasokan. Sisa batch dijadwalkan tiba di negara itu pada akhir tahun ini atau awal 2022," kata Flowers.

Di Vietnam, para pejabat setempat pun telah meminta sektor swasta untuk turun tangan setelah pasokan COVAX mereka dipangkas.

Seperti yang disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Vietnam, Nguyen Thanh Long.

"Kami berupaya bekerja sama dengan China, India dan Rusia untuk mengembangkan vaksin Covid-19 dan menjalani vaksinasi pada kelompok-kelompok yang menjadi prioritas," kata Nguyen, pada Rabu kemarin.

Vietnam pada Februari lalu menerima sekitar 117.000 dosis vaksin AstraZeneca dari 30 juta dosis yang telah dipesan dari produsen, dan telah memulai kampanye vaksinasi massal pada 8 Maret lalu.

Lebih dari 50.000 orang Vietnam, terutama tenaga kesehatan telah menerima suntikan vaksin Covid-19 pertama mereka.

Berita terkait



Total dibaca: 14x | Berikan Komentar!


Redo Prakoso
Penulis : Redo Prakoso
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
* Komentar telah dinonaktifkan untuk artikel ini *
Hosting Unlimited Indonesia