[CLOSE]
  • Rabu, 12 May 2021
  •  

Tahukah Kamu? Duterte Tak Akan Hadiri KTT ASEAN Bahas Myanmar di Jakarta

Tahukah Kamu? Duterte Tak Akan Hadiri KTT ASEAN Bahas Myanmar di Jakarta

Tahukah Kamu? Duterte Tak Akan Hadiri KTT ASEAN Bahas Myanmar di Jakarta (Cnn)

UmiCache.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte tidak akan menghadiri Pertemuan Pemimpin Negara ASEAN yang khusus membahas situasi Myanmar di Jakarta pada Sabtu (24/4) ini.

Juru bicara Duterte, Harry Roque, menuturkan sang presiden akan diwakilkan oleh Menteri Luar Negeri Filipina, Teodoro Locsin.

Selain Duterte, dikutip Reuters, sejumlah pemimpin negara Asia Tenggara lainnya yang diundang juga tak akan hadir dalam KTT yang digagas Presiden Joko Widodo tersebut.

Perdana Menteri Thailand, Prayut Chan-o-Cha, telah lebih dulu menyatakan tak akan hadir. Ia juga mengutus menteri luar negerinya untuk menghadiri pertemuan tersebut.

Sejauh ini, Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah, dan pemimpin kudeta Myanmar, Panglima Jenderal Min Aung Hlaing, menyatakan akan menghadiri KTT ASEAN itu.

Sementara, pemerintah tandingan junta militer Myanmar dikabarkan tidak diundang ke pertemuan tersebut.

Sejumlah sumber diplomat menuturkan sejauh ini tidak ada undangan yang disampaikan kepada pemerintah bayangan yang berisi para penentang kudeta itu.

Menurut sumber tersebut, saat ini fokus pertemuan ASEAN Leaders Meeting adalah mengajak militer Myanmar atau Tatmadaw berdialog dan menyerukan penghentian kekerasan terhadap warga sipil.

Para sumber yang mengetahui rapat ASEAN itu mengatakan pertemuan akan fokus membujuk junta militer Myanmar untuk menghentikan kekerasan terhadap warga sipil.

Sebab, kelompok aktivis Myanmar, Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP), melaporkan setidaknya 738 orang telah tewas akibat bentrok dengan aparat keamanan sejak kudeta berlangsung 1 Februari lalu.

Sumber tersebut mengaku pertemuan pemimpin ASEAN pada akhir pekan ini akan berlangsung "sangat berat" karena masih terdapat perbedaan pandangan antara masing-masing negara blok tersebut dalam melihat situasi di Myanmar.

Utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk urusan Myanmar, Christine Schraner Burgener, dikabarkan akan ke Jakarta pada Kamis (22/4).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, mengatakan Burgener akan menjalani pembicaraan bilateral dengan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi.

"Komunikasi Menlu dengan Utusan Khusus PBB ini dilakukan reguler. Sudah sejak lama terdapat rencana kunjungan beliau ke Jakarta, setelah pertemuan keduanyadi Bern pada Oktober 2020," kata Faizasyah saat dikonfirmasi CNNINdonesia.com.

"Utusan Khusus PBB akan adakan pertemuan bilateral dengan Menlu. Beliau tidak akan hadir dan tidak terkait dengan KTT ASEAN," kata dia. (rds/dea)

Tulisan ini merupakan bagian dari kumpulan artikel dalam Fokus: “Gelombang Demo Antikudeta Myanmar”



Total dibaca: 9x | Berikan Komentar!


Bayu Setiawan
Penulis : Bayu Setiawan
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (1)
Ayuk Kamila
22 Apr 2021, 16:00 WIB

keren abis dah, hehe

* Komentar telah dinonaktifkan untuk artikel ini *
Hosting Unlimited Indonesia