[CLOSE]
  • Jumat, 23 Apr 2021
  •  

Cari Tahu, TOP 3 NEWS: Mabes Polri Diserang Teror, AHY Apresiasi Pemerintah, Penemuan CVR Sriwijaya Air SJ182

Cari Tahu, TOP 3 NEWS: Mabes Polri Diserang Teror, AHY Apresiasi Pemerintah, Penemuan CVR Sriwijaya Air SJ182

Cari Tahu, TOP 3 NEWS: Mabes Polri Diserang Teror, AHY Apresiasi Pemerintah, Penemuan CVR Sriwijaya Air SJ182 (Kompas)

 Sejumlah peristiwa penting terjadi pada hari ini, dan jadi sorotan publik, telah kami rangkum dalam Top 3 News, Rabu (31/3/2021). Mabes Polri Diserang | AHY Apresiasi Pemerintah Terkait Kisruh Demokrat | Penemuan CVR Sriwijaya Air SJ182 1. Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta Selatan, diserang orang tak dikenal pada hari Selasa (31/3/2021) sore. Dari rekaman CCTV, terlihat pelaku yang mengenakan baju gamis berwarna hitam berusaha memasuki Mabes Polri melalui pintu belakang. Pelaku kemudian mengeluarkan pistol dan menembak secara membabi-buta ke semua arah. Polisi kemudian melepaskan timah panas untuk melumpuhkan pelaku. 2. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah menegakkan hukum, terkait kisruh Partai Demokrat. AHY juga mengapresiasi keputusan Pemerintah yang menolak kepengurusan kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat. AHY juga mengapresiasi kader Demokrat yang tetap solid untuk mendukung Partai Demokrat di bawah kepemimpinannya. 3. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyambut baik penemuan cockpit voice recorder (CVR) Sriwijaya Air SJ182. Penemuan CVR dapat membantu penyelidikan penyebab kecelakaan Sriwijaya Air SJ182. CVR ini akan segera dibawa KNKT ke laboratorium untuk dipelajari lebih lanjut. Video Editor: Novaltri Sarelpa

Silahkan menonton, berikut ini videonya..




Total dibaca: 19x | Berikan Komentar!


Putri Cantika
Penulis : Putri Cantika
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
* Komentar telah dinonaktifkan untuk artikel ini *
Hosting Unlimited Indonesia